, ,

Evakuasi Anjing Liar di Tabanan Dari Perkebunan Hingga Kawasan Pura

by -694 Views

NEWS SINGASANA– Suasana Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, tampak berbeda beberapa hari terakhir. Sejumlah petugas Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Tabanan sibuk melakukan evakuasi anjing liar di sekitar pemukiman warga dan kawasan Pura Siwa. Upaya ini dilakukan setelah mencuat kasus rabies yang menyerang sembilan pendaki saat melakukan perjalanan di kawasan hutan sekitar desa.

Petugas menggunakan tulup (alat tiup tradisional dengan peluru bius) untuk menenangkan anjing-anjing liar yang sulit didekati. Seekor anjing terlihat terkulai usai terkena tembakan bius, kemudian dibawa ke mobil operasional untuk dievakuasi.

Kronologi Kasus Rabies

Kasus bermula ketika sembilan pendaki mengalami gigitan anjing liar saat menjelajahi jalur trekking di wilayah hutan Pujungan. Setelah diperiksa di fasilitas kesehatan, hasil laboratorium menunjukkan bahwa salah satu anjing yang menggigit positif rabies. Hal ini sontak menimbulkan keresahan warga.

“Kami langsung meningkatkan kewaspadaan. Kasus ini tidak bisa dianggap remeh karena rabies adalah penyakit mematikan jika tidak segera ditangani,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Tabanan, I Gusti Ngurah Suarta.

Evakuasi Anjing Liar

Sejak insiden itu, tim gabungan dari Dinas Pertanian dan Pangan, aparat desa, dan relawan pecinta satwa melakukan patroli rutin untuk menjaring anjing liar. Tidak sedikit anjing liar berkeliaran di area perkebunan, jalan desa, hingga pura, yang berpotensi menjadi sumber penularan.

Evakuasi Anjing Liar di Tabanan Bali

Baca Juga: Sungai Jungle Villa Tabanan Terbakar Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar

“Kami fokus di titik-titik rawan, seperti kawasan pura, pasar, dan jalur trekking. Anjing liar yang ditangkap akan dievaluasi kesehatannya. Jika positif rabies, langsung ditangani sesuai prosedur,” jelas Suarta.

Vaksinasi Massal Anjing Warga

Selain evakuasi, ratusan anjing peliharaan warga juga divaksin rabies secara gratis. Petugas mendatangi rumah-rumah untuk memastikan hewan peliharaan mendapat perlindungan maksimal.

I Made Sutama, warga Desa Pujungan, mengaku lega setelah anjing peliharaannya divaksin. “Kami khawatir karena banyak anjing liar berkeliaran. Dengan vaksinasi ini, kami lebih tenang,” ujarnya.

Edukasi Masyarakat

Tidak berhenti di sana, pemerintah desa bersama petugas kesehatan juga menggelar sosialisasi mengenai bahaya rabies, cara pencegahan, serta pentingnya melapor jika ada gigitan anjing. Warga diimbau tidak membiarkan anjing berkeliaran bebas tanpa pengawasan dan segera membawa ke puskesmas jika mengalami gigitan.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.