Perbaikan Jalan Kabupaten di Tabanan yang Ambles Segera Rampung, Pengaspalan Tinggal Menunggu Beton Kering
NEWS SINGASANA– Proses perbaikan jalan kabupaten penghubung Desa Kerambitan dan Desa Tibubiu di Kecamatan Kerambitan, Tabanan, yang mengalami ambles beberapa waktu lalu kini telah memasuki tahap akhir. Pengerjaan fisik telah mencapai 90%, dan jika tidak ada kendala, pengaspalan akan segera dilakukan dalam waktu dekat.
Progres Pengerjaan Hampir Rampung
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Tabanan, I Made Dedy Darmasaputra, mengungkapkan bahwa pemasangan box culvert sebagai pengganti gorong-gorong yang rusak telah selesai.
“Kami tinggal menunggu betonnya kering. Kalau tidak ada kendala, minggu depan bisa lanjut dengan pengaspalan,” jelas Dedy.
Setelah pemasangan box culvert, tahap selanjutnya adalah pengurugan dan pemadatan tanah. Saat ini, struktur jembatan telah selesai, dan tim hanya menunggu beton mencapai kekuatan maksimal sebelum melanjutkan ke pengaspalan.
Jalan Sementara Dibuka untuk Keperluan Warga
Selama proses perbaikan, badan jalan sempat dibuka sementara atas permintaan warga setempat untuk keperluan upacara Ngaben. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRPKP Tabanan, I Made Partana, menegaskan bahwa pembukaan bersifat sementara dan tidak mengganggu progres perbaikan.
“Kami mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, terutama untuk acara adat. Namun, setelah itu, pengerjaan akan dilanjutkan hingga tuntas,” ujar Partana.

Baca Juga: Operasi Patuh Agung 2025 Polisi Gunakan Alat Pendeteksi Suara untuk Buru Knalpot Ilegal
Penyebab Jalan Ambles: Gorong-Gorong Rusak dan Curah Hujan Tinggi
Jalan penghubung Kerambitan-Tibubiu di Desa Tista tersebut ambles akibat gorong-gorong lama di bawahnya yang tergerus aliran air. Awalnya, lubang di permukaan jalan terlihat kecil, tetapi semakin melebar seiring waktu karena material bawah jalan terus terkikis.
Faktor curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir memperparah kondisi tersebut. Debit air yang deras mempercepat kerusakan gorong-gorong, sehingga jalan tidak mampu menahan beban dan akhirnya ambles.
Lebar Jalan Tetap 4 Meter, Struktur Diperkuat
Meskipun lebar struktur jembatan yang baru mencapai 7 meter, pengaspalan akan tetap mengikuti ukuran semula, yaitu 4 meter. Hal ini untuk memastikan konsistensi dimensi jalan dan menyesuaikan dengan kebutuhan lalu lintas di wilayah tersebut.
“Ukuran pengaspalan tetap seperti semula, selebar 4 meter, tetapi struktur dasarnya sudah jauh lebih kuat dengan box culvert baru,” tegas Dedy.
Dengan progres yang sudah mencapai 90%, masyarakat setempat berharap perbaikan jalan ini segera tuntas. Ruas jalan ini merupakan akses penting bagi warga Kerambitan dan Tibubiu, terutama untuk aktivitas ekonomi dan transportasi sehari-hari.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah kabupaten yang cepat menangani masalah ini. Semoga setelah diperbaiki, jalan ini lebih awet dan tidak mudah rusak,” ungkap seorang warga setempat.
Dinas PUPRPKP Tabanan juga akan melakukan pemantauan rutin terhadap infrastruktur jalan lainnya untuk mencegah kejadian serupa. Pemasangan box culvert yang lebih kokoh diharapkan dapat mengurangi risiko amblesnya jalan akibat erosi aliran air.
Dengan demikian, perbaikan jalan di Desa Tista ini tidak hanya menyelesaikan masalah saat ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk infrastruktur yang lebih tangguh di Tabanan.







